Pennywise si Badut Jahat: Dari Mana Asal-usulnya?
Siapa sih yang nggak merinding kalau dengar nama Pennywise? Badut seram dari film IT ini sukses bikin banyak orang trauma sama badut. Tapi pernah kepikiran nggak, sebenarnya Pennywise itu makhluk apa? Dari mana asalnya? Apakah dia cuma sekadar hantu jahat, atau ada sesuatu yang lebih mengerikan di balik senyumnya yang creepy?
Yuk, kita bahas teori asal-usul Pennywise berdasarkan film IT dan novel legendaris karya Stephen King!
Pennywise Itu Bukan Sekadar Badut
Buat yang baru kenal IT, Pennywise adalah sosok badut menyeramkan yang muncul di kota Derry setiap 27 tahun sekali. Dia meneror anak-anak, membuat mereka ketakutan, dan akhirnya memakan mereka. Tapi yang bikin makin serem, Pennywise itu bukan manusia. Dia sebenarnya makhluk kosmik kuno yang udah ada jauh sebelum manusia pertama lahir di bumi!
Dalam novelnya, Stephen King menjelaskan kalau Pennywise bukan sekadar hantu atau iblis biasa. Dia adalah entitas kuno yang berasal dari dimensi lain bernama Macroverse—tempat di luar ruang dan waktu yang sulit dimengerti manusia. Di sana, Pennywise dikenal dengan nama IT.
Alien atau Dewa Kegelapan?
Ada teori yang bilang kalau Pennywise sebenarnya mirip alien, tapi lebih ke arah entitas kuno yang kekuatannya mendekati dewa. IT pertama kali jatuh ke bumi jutaan tahun lalu, tepatnya di lokasi yang kemudian menjadi kota Derry. Dia tertidur selama berabad-abad sebelum akhirnya mulai berburu mangsa, terutama anak-anak, karena mereka lebih mudah ditakuti.
Kekuatan utama Pennywise bukan hanya membunuh, tapi juga meneror korban sampai ketakutan. Dia bisa berubah bentuk sesuai ketakutan terbesar seseorang, entah itu monster, hantu, atau bahkan sosok orang yang mereka kenal. Ini karena dia bukan makhluk fisik biasa—dia lebih seperti entitas yang hidup dari rasa takut manusia.
Musuh Sejati Pennywise: The Turtle
Kalau Pennywise berasal dari kegelapan, ada satu entitas lain yang bisa dianggap sebagai lawannya: Maturin the Turtle (si Kura-kura). Dalam lore Stephen King, Maturin adalah makhluk kosmik yang menciptakan alam semesta. Berbeda dengan Pennywise yang suka memangsa, Maturin lebih bijaksana dan pasif. Dia sering disebut dalam novel IT sebagai entitas yang membimbing Losers’ Club (anak-anak yang melawan Pennywise) lewat petunjuk-petunjuk spiritual.
Meskipun di film IT (2017) dan IT Chapter Two (2019) Maturin nggak disebut secara eksplisit, ada beberapa easter egg yang menunjukkan keberadaannya. Misalnya, ada adegan di mana karakter menemukan mainan kura-kura, yang jadi simbol kehadiran Maturin.
Kenapa Pennywise Memilih Bentuk Badut?
Pertanyaan besar lainnya: kenapa IT memilih jadi badut?
Jawabannya simpel—karena anak-anak suka badut! Tapi di sisi lain, banyak juga anak kecil yang takut sama badut, dan ini dimanfaatkan oleh Pennywise buat meneror mereka lebih efektif. Dia pakai penampilan yang awalnya ramah dan menghibur, lalu berubah jadi sosok mengerikan saat korban mulai merasa nyaman.
Di novel dan film, ada beberapa bentuk lain yang sering dia gunakan, seperti:
- Leper – Sosok manusia yang terkena penyakit menjijikkan.
- Mummy – Versi mengerikan dari mumi Mesir yang mengejar korbannya.
- Werewolf – Manusia serigala yang mencerminkan ketakutan anak-anak zaman dulu yang sering nonton film horor klasik.
- Lukisan Wanita Mengerikan – Muncul di IT Chapter One dan sukses bikin mimpi buruk banyak penonton.
Pennywise selalu memilih bentuk yang paling bisa membuat korbannya ketakutan sebelum akhirnya dia menyerang dan memakan mereka.
Kesimpulan
Pennywise bukan cuma badut psikopat, tapi makhluk kuno yang berasal dari dimensi lain. Dia udah ada di bumi sejak zaman prasejarah dan terus meneror manusia, khususnya anak-anak, dengan cara membuat mereka takut sebelum memangsa mereka.
Film IT berhasil membangkitkan rasa takut yang sama seperti novelnya, dan Pennywise tetap menjadi salah satu ikon horor paling menyeramkan sepanjang masa. Jadi, kalau suatu saat kamu lihat balon merah melayang sendirian di jalan… lebih baik kabur sebelum terlambat! 🎈👀
Share this content:
Post Comment